CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 06 Desember 2013

Tips Menghilangkan Malas Belajar

Berikut ini 8 tips yang dapat dipraktekkan untuk menghilangkan rasa malas belajar:

  1. Malas karena kantuk. Rasa kantuk sering kali menurunkan semangat belajar. Tips untuk menghilangkannya cukup sederhana yakni dengan mandi atau membasuh muka. Mungkin akan lebih afdhol jika sekalian mengambil air wudlu.
  2. Berganti tempat duduk. Jika rasa malas mulai muncul, terutama saat membaca, cobalah untuk berdiri sebentar kemudian berganti tempat duduk atau cukup dengan berganti posisi duduk.
  3. Berpindah lokasi atau ruangan. Dengan berpindah lokasi atau ruang belajar seperti ke beranda, raung tamu, dan lain-lain akan mampu mengurangi tingkat kebosanan yang memicu rasa malas saat belajar.
  4. Lakukan relaksasi atau penyegaran. Rasa malas belajar sering kali disebabkan oleh kepenatan dan rasa bosan, untuk mengatasinya silakan lalukan relaksasi atau penyegaran dengan berjalan sebentar ke luar ruangan, kebun, atau halaman untuk menghirup udara segar.
  5. Selingi dengan kegiatan lain. Hampir sama dengan relaksasi, jika rasa malas mulai menyerang cobalah untuk melakukan aktifitas-aktifatas kecil yang berbeda seperti menata buku di rak, merapikan buku, merapikan tempat tidur, ataupun sholat sunnah dan melakukan peregangan otot (olah raga sederhana) agar otot-otot kembali rileks.
  6. Berbincang-bincang ringan. Saat mulai didatangi rasa bosan dan malas, belajar dapat dihentikan sebentar kemudian pergilah berbincang-bincang atau bercanda dengan teman atau keluarga. Jika memiliki alat komunikasi bisa juga dengan menggunakan telpon. Namun harus diingat jangan sampai perbincangan yang dilakukan berlarut-larut dan melupakan belajarnya.
  7. Buatlah minuman. membuat dan meminum teh hangat, susu, juice, dan minuman lain akan sangat berguna dalam menghilangkan rasa malas dan bosan belajar.
  8. Ubah kebiasaan belajar. Jika selama ini kamu kerap belajar dengan cara menghafalkan berbagai isu tulisan buku, cobalah alternatif lainnya seperti dengan mendengarkan materi pelajaran melalui media audio visual, seperti halnya DVD, laptop, atau melalui alat perekam yang dipunyai misalnya ponsel atau tape recorder.
   Nah itulah delapan tips sederhana yang patut untuk dicoba untuk menghilangkan rasa malas belajar yang sering kali datang. Selamat mencoba teman-teman!!!

Tempat Wisata di Indonesia

     Indonesia adalah negara besar yang terletak di Asia tenggara, yang memiliki penduduk yang banyak dan luas lahan, dengan keanekaragaman budaya dan daerah geologis yang signifikan. Dengan jumlah 18.110 pulau, dan 6.000 diantaranya berpenghuni, maka pantaslah jika Indonesia disebut sebagai  negara kepulauan terbesar di dunia. Populasi sekitar 240 juta orang (data belum di update)  berasal dari 300 kelompok etnis yang berbicara lebih dari 250 bahasa yang berbeda. Bali biasanya menjadi tujuan yang paling akrab bagi pengunjung asing, meskipun ada banyak tempat wisata di Indonesia yng top lainnya.

Berikut 10 Daftar tempat wisata di Indonesia :

1.Bali

Salah satu Pura di Bali
Bali adalah salah satu pulau tempat wisata di Indonesia yang paling populer di dunia dan salah satu yang konsisten memenangkan penghargaan sebagai pulau wisata yang baik. Bali memiliki Variasi wisata, garis pantai yang berbatu, pantai tropis, sawah yang subur dan bukit vulkanik, semuanya memberikan latar belakang yang indah berwarna-warni, dan yang sangat spiritual adalah budaya Hindunya yang unik. Kombinasi antara budaya dan  keramahan penduduknya, membuat Bali menjadi tujuan wisata paling favorit yang ada di Indonesia. 

2. Raja Ampat

Kepulauan Raja Ampat yang Mempesona
Berikut ini adalah tempat wisata di Indonesia yang paling populer sepanjang tahun 2011, Semua orang berbicara tentang Raja Ampat, Papua. Raja Ampat dipuji untuk keindahan alamnya yang sangat spektakuler. Wayag, gugusan batu vulkanik yang mencuat dari lautan, diyakini lebih indah dari Halong Bay di Vietnam. Jika Anda terpesona dengan keindahan laut Raja Ampat, tunggu sampai Anda menyelam ke dalam lautan biru jernih di Raja Ampat, Terumbu karang dengan berbagai kehidupan laut yang indah, akan membuat Anda jatuh cinta terhadap Pulau ini.

3. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo yang Termasuk 7 Keajaiban Dunia
Taman Nasional Komodo adalah sebuah taman nasional yang terletak di dalam Kepulauan Sunda Kecil yang meliputi tiga pulau besar Komodo, Padar dan Rincah, dan 26 pulau lainnya yang lebih kecil. Pulau ini dinamakan Komodo,karena di pulau ini terdapat  reptil  terbesar  yang hidup di dunia yang bisa mencapai 3 meter atau lebih panjang dan berat lebih dari 70 kg. Meskipun komodo kebanyakan makan bangkai hewan mati, akan tetapi Komodo adalah predator tangguh dan juga akan berburu mangsa termasuk burung, dan mamalia. Serangan terhadap manusia sangat jarang terjadi.

4. Borobudur

Stupa di Candi Borobudur
Terletak 40 km (25 mil) barat laut dari Yogyakarta di Jawa, Borobudur adalah salah satu kuil Buddha paling terkenal di dunia. Borobudur dibangun selama sekitar 75 tahun di abad ke-8 dan ke-9 oleh kerajaan Sailendra, dan dibuat dari sekitar 2 juta blok batu. Borobudur kemudian  ditinggalkan pada abad ke-14 karena alasan yang masih tetap misteri dan selama berabad-abad berbaring tersembunyi di hutan di bawah lapisan abu vulkanik. Dan sekarang tempat ini telah menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang sangat populer dikunjungi oleh wisatawan asing ataupun lokal.

5. Danau Toba

Pemandangan Danau Toba Yang Indah
Danau Toba menawarkan banyak objek wisata yang menarik, seperti wisata alam, spiritual, sejarah, arsitektur dan kuliner. Suasana sejuk dan menyegarkan berhasil mengajak para wisatawan untuk datang ke tempat wisata di Indonesia ini. Tidak ada kata yang bisa menggambarkan keindahan pesona danau terbesar kedua di dunia ini. Danau Toba merupakan kawasan wisata super besar yang ada di dunia. Sejarah mencatat, Danau Toba di Sumatera Utara dulunya merupakan gunung berapi yang besar. Danau Toba diperkirakan bahkan sebagai situs taman geo di Indonesia. Pulau Samosir sendiri ada sekitar 35 situs , salah satunya adalah batu berusia 300 tahun di kaki Gunung Pusuk Buhi.

6. Tana Toraja

Rumah Adat Tana Toraja
Toraja di Sulawesi Selatan. Toraja terkenal dengan ragam tradisi budaya yang selalu menarik untuk dikunjungi. Salah satu tradisi yang paling populer oleh para wisatawan adalah pemakaman Toraja. Para wisatawan asing  bersedia untuk datang dari jauh, hanya untuk mengunjungi pemakaman Toraja. Tradisi pemakaman Toraja dalam sangat khas dan hanya bisa dimiliki oleh keluarga bangsawan. Pemakaman berlangsung selama berhari-hari, dan sebagai puncak acara akan diadakan pembantaian kerbau. Yang Menarik bagi wisatawan adalah tata cara pemakaman. Sihir! Prosesi ini dipimpin paranormal sihir Toraja. Tubuh "berjalan" ke atas bukit kemudian dimakamkan di makam batu berukir. Tempat wisata di Indonesia ini adalah salah satu tujuan wisata paling terkenal di Dunia.

7. Gunung Bromo

Keindahan Gunung Bromo
Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif dan bagian dari Tengger massif, di Jawa Timur. Bromo memiliki ketinggian 2.329 meter (7.641 kaki) walaupun itu bukan puncak tertinggi massif, tetapi ini adalah yang paling terkenal dari Bromo. Gunung Bromo adalah salah satu tempat wisata di Indonesia yang paling banyak dikunjungi di Indonesia dan Jawa. Bagian atas gunung berapi akan terus tertiup angin dan dalam kawah akan terus mengeluarkan asap putih. Tempat  ini dikelilingi oleh Laut Pasir vulkanik halus.

8. Pulau Karimun Jawa

Pulau Karimunjawa
Karimunjawa adalah tempat wisata di Indonesia yang merupakan tempat favorit para backpacker muda yang memulai hobinya. Jika Anda ingin sebuah petualangan di laut, hidup di pulau yang tenang, menikmati alam bebas untuk pertama kalinya, maka Karimunjawa adalah tujuan tepat untuk itu semua. Penyelam profesional juga telah mengakui keindahan dunia bawah laut Karimun jawa. Di sini, Anda akan terpesona oleh kehadiran beberapa hewan langka, seperti penyu sisik (Eretmochelys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas) yang berenang bebas. Karimunjawa memiliki beberapa tempat menyelam yang luas, seperti Pulau Menjangan Kecil, Pulau Menjangan Besar, Pulau Genting dan Pulau Kembar.

9. Bunaken

Wisata Bawah Laut Bunaken
Terletak di utara pulau Sulawesi, Bunaken merupakan salah satu tempat menyelam yang paling terkenal di Indonesia dan juga daerah snorkeling yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Pulau ini merupakan bagian dari Taman Laut Bunaken di mana Anda dapat melihat lebih dari 70% dari semua spesies ikan yang hidup di samudra Pasifik Barat. Jika Anda ingin berkunjung ke salah satu tempat wisata di Indonesia ini, maka Waktu terbaik untuk menyelam di Bunaken adalah antara bulan April dan November.

10. Kepulauan Gili


Tempat wisata di Indonesia ini adalah Tujuan wisata paling populer di Lombok, Kepulauan Gili adalah kepulauan tiga pulau kecil: Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Pulau-pulau yang sangat tenang dan damai, dengan banyak kafe di pinggir pantainya dan tidak ada mobil atau sepeda motor yang akan mengganggu ketenangan tempat ini. Perhatikan bahwa nama "Kepulauan Gili" agak berlebihan sebagai gili, yang hanya berarti "pulau kecil" di Sasak ada banyak pulau-pulau lain di sekitar pantai Lombok dengan Gili di nama mereka.

Senin, 02 Desember 2013

Manfaat Teh untuk Kecantikan


Manfaat Teh dari Ujung Rambut ke Ujung Kaki

     Ada beberapa jenis teh, termasuk teh hijau, hitam, dan merah yang semuanya sangat berguna untuk kesehatan. Teh sendiri diketahui mengandung anti-oksidan, antipenuaan dan anti-inflamasi. Karena itu, ada banyak manfaat teh yang baik untuk menjaga kecantikan. Berikut sembilan keajaiban teh bagi kecantikan:


1. Menambah kilau rambut. Seduh teh hijau dalam air panas selama 15 menit, biarkan dingin selama beberapa jam, kemudian bilas rambut menggunakan seduhan teh tersebut.

2. Menghilangkan sunburns. Sunburns adalah flek kemerahan yang ditimbulkan sengatan matahari. Kompres bagian tubuh yang terkena sunburns dengan kantong teh hijau. Dengan begitu, kemerahan pada kulit bisa berkurang. Jika dilakukan dengan rutin, sunburns akan hilang.

3. Menghilangkan bekas gigitan. Untuk menghilangkan bekas gigitan serangga seperti nyamuk, cukup mengusapkan teh chamomile langsung pada bekas gigitan.

4. Menghilangkan mata panda atau lingkaran di bawah mata. Kafein yang terkandung dalam teh mampu membantu mengecilkan pembuluh darah di bawah kulit dan menghilangkan kegelapan sekitar mata yang biasanya ditimbulkan dari kebiasaan bergadang di malam hari.

5. Menghilangkan bau kaki. Asam tannic dalam teh merupakan antibakteri dan antijamur sehingga mampu menghilangkan bau kaki yang disebabkan oleh keringat. Cukup merebus daun teh, biarkan dingin dalam wadah yang besar, kemudian rendam kaki selama 15 menit.

6. Melembabkan kulit kering. Masker dengan teh hijau adalah solusi untuk melembabkan wajah. Teh hijau mampu mengecilkan pori-pori besar dan mencerahkan wajah.

7. Mengurangi rasa gatal setelah bercukur. Biasanya mencukur bulu kaki akan meninggalkan gatal setelahnya. Untuk itu, cukup menekan kantong teh hitam dingin pada kaki yang gatal tersebut.

8.Menambah intens warna rambut. Jika Anda ingin mempertahankan warna rambut tanpa menggunakan pewarna yang berbahan kimia, cobalah menggunakan teh karena teh merupakan penghasil warna terbaik.

9. Membuat kulit tan atau lebih gelap. Seperti dengan mewarnai rambut, menggosok tubuh dengan teh hitam akan meningkatkan warna kecokelatan pada kulit.

Sabtu, 30 November 2013

Candi Borobudur

    

Borobudur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
   







  
   Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[1] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
 Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[2] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
     Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[3] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.[4]
     Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi.

Sejarah 

Pembangunan


Lukisan karya G.B. Hooijer (dibuat kurun 1916—1919) merekonstruksi suasana di Borobudur pada masa jayanya
 Tidak ditemukan bukti tertulis yang menjelaskan siapakah yang membangun Borobudur dan apa kegunaannya.[19] Waktu pembangunannya diperkirakan berdasarkan perbandingan antara jenis aksara yang tertulis di kaki tertutup Karmawibhangga dengan jenis aksara yang lazim digunakan pada prasasti kerajaan abad ke-8 dan ke-9. Diperkirakan Borobudur dibangun sekitar tahun 800 masehi.[19] Kurun waktu ini sesuai dengan kurun antara 760 dan 830 M, masa puncak kejayaan wangsa Syailendra di Jawa Tengah,[20] yang kala itu dipengaruhi Kemaharajaan Sriwijaya. Pembangunan Borobudur diperkirakan menghabiskan waktu 75 - 100 tahun lebih dan benar-benar dirampungkan pada masa pemerintahan raja Samaratungga pada tahun 825.[21][22]
  Terdapat kesimpangsiuran fakta mengenai apakah raja yang berkuasa di Jawa kala itu beragama Hindu atau Buddha. Wangsa Sailendra diketahui sebagai penganut agama Buddha aliran Mahayana yang taat, akan tetapi melalui temuan prasasti Sojomerto menunjukkan bahwa mereka mungkin awalnya beragama Hindu Siwa.[21] Pada kurun waktu itulah dibangun berbagai candi Hindu dan Buddha di Dataran Kedu. Berdasarkan Prasasti Canggal, pada tahun 732 M, raja beragama Siwa Sanjaya memerintahkan pembangunan bangunan suci Shiwalinggayang dibangun di perbukitan Gunung Wukir, letaknya hanya 10 km (6.2 mil) sebelah timur dari Borobudur.[23] Candi Buddha Borobudur dibangun pada kurun waktu yang hampir bersamaan dengan candi-candi di Dataran Prambanan, meskipun demikian Borobudur diperkirakan sudah rampung sekitar 825 M, dua puluh lima tahun lebih awal sebelum dimulainya pembangunan candi Siwa Prambanan sekitar tahun 850 M.
  Pembangunan candi-candi Buddha — termasuk Borobudur — saat itu dimungkinkan karena pewaris Sanjaya, Rakai Panangkaranmemberikan izin kepada umat Buddha untuk membangun candi.[24] Bahkan untuk menunjukkan penghormatannya, Panangkaran menganugerahkan desa Kalasan kepada sangha (komunitas Buddha), untuk pemeliharaan dan pembiayaan Candi Kalasan yang dibangun untuk memuliakan Bodhisattwadewi Tara, sebagaimana disebutkan dalam Prasasti Kalasan berangka tahun 778 Masehi.[24] Petunjuk ini dipahami oleh para arkeolog, bahwa pada masyarakat Jawa kuno, agama tidak pernah menjadi masalah yang dapat menuai konflik, dengan dicontohkan raja penganut agama Hindu bisa saja menyokong dan mendanai pembangunan candi Buddha, demikian pula sebaliknya.[25] Akan tetapi diduga terdapat persaingan antara dua wangsa kerajaan pada masa itu — wangsa Syailendra yang menganut Buddha dan wangsa Sanjaya yang memuja Siwa — yang kemudian wangsa Sanjaya memenangi pertempuran pada tahun 856 di perbukitan Ratu Boko.[26] Ketidakjelasan juga timbul mengenai candi Lara Jonggrang di Prambanan, candi megah yang dipercaya dibangun oleh sang pemenang Rakai Pikatan sebagai jawaban wangsa Sanjaya untuk menyaingi kemegahan Borobudur milik wangsa Syailendra,[26] akan tetapi banyak pihak percaya bahwa terdapat suasana toleransi dan kebersamaan yang penuh kedamaian antara kedua wangsa ini yaitu pihak Sailendra juga terlibat dalam pembangunan Candi Siwa di Prambanan.[27]

Menara Eiffel

Menara Eiffel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Menara Eiffel (bahasa Perancis: Tour Eiffel, /tuʀ ɛfɛl/) merupakan sebuah menara besi yang dibangun di Champ de Mars di tepi Sungai Seine di Paris. Menara ini telah menjadi ikon global Perancis dan salah satu struktur terkenal di dunia. Dinamai sesuai nama perancangnya, Gustave Eiffel , Menara Eiffel adalah bangunan tertinggi di Paris dan salah satu struktur terkenal di dunia.[1] Lebih dari 200.000.000 orang telah mengunjungi menara ini sejak pembangunannya tahun 1889,[2] termasuk 6.719.200 orang tahun 2006,[3] menjadikannya monumen berbayar yang paling banyak dikunjungi di dunia.[4][5] Termasuk antena setinggi 24 m (79 kaki), struktur ini memiliki tinggi 325 m (1.063 kaki) sejak 2000, yang sama dengan bangunan konvensional bertingkat 81.

Sejarah


Menara Eiffel dalam pembangunan bulan Juli 1888.

Struktur ini dibangun antara 1887 dan 1889 sebagai pintu masuk Exposition Universelle, Pameran Dunia yang merayakan seabad Revolusi Perancis. Eiffel sebenarnya berencana membangun menara di Barcelona, untuk Pameran Universal 1888, tapi para pihak yang bertanggung jawab di balai kota Barcelona menganggapnya aneh dan mahal, dan tidak cocok dengan kota itu. Setelah penolakan Rencana Barcelona, Eiffel mengirim drafnya kepada pihak yang bertanggung jawab untuk Pameran Universal di Paris, dimana ia membangun menaranya setahun kemudian, yaitu 1889. Menara ini diresmikan tanggal 31 Maret 1889, dan dibuka tanggal 6 Mei. Tiga ratus pekerja menggabungkan bersama 18.083 bagian besi benam (bentuk murni dari besi struktural), menggunakan dua setengah juta paku, dalam bentuk struktural oleh Maurice Koechlin. Resiko kecelakaan sangat besar, untuk pencakar langit modern yang tak biasa menara ini terbuka tanpa tingkat tengah kecuali dua platform. Tetapi, karena Eiffel mengambil sikap hati-hati, termasuk penggunaan takal bergerak, rel bantu dan layar, hanya satu orang yang meninggal.


Pemandangan Pembangunan Menara Eiffel: di tingkat pertama

Menara ini mendapat berbagai kritik dari masyarakat ketika dibangun, menyebutnya mengganggu mata. Surat kabar harian dipenuhi dengan surat kritik dari komunitas seni di Paris. Salah satunya dimasukkan dalam penerbitan Kantor Penerbitan Pemerintah AS William Watson mengenai Pameran Universal Paris: Teknik Sipil, Pekerjaan Umum, dan Arsitektur 1892. "Dan selama dua puluh tahun kita melihat, membentang ke seluruh kota, masih dijalani oleh orang-orang jenius berabad-abad, kita melihat bentangan seperti bayangan hitam dari kolom hitam yang dibangun dari lempengan besi berpaku.”[10] Penandatangan surat ini meliputi Messonier, Gounod, Garnier, Gerome, Bougeureau, dan Dumas.
Pengarang novel [{Guy de Maupassant]] — yang membenci menara itu — makan siang di restoran Menara setiap hari. Ketika ditanyai mengapa, ia menjawab bahwa itu adalah satu-satunya tempat di Paris dimana kita tidak bisa melihat Menara. Hari ini, masih saja dianggap sebagai bagian seni bangunan mencolok.
Salah satu cliché film Hollywood menampilkan pemandangan dari jendela Paris yang selalu menampakkan menara. Kenyataannya, sejak pembatasan tinggi bangunan di Paris menjadi 7 tingkat, hanya beberapa bangunan tinggi yang memiliki pemandangan jelas terhadap menara.
Eiffel memiliki izin berdiri menara selama 20 tahun, yang berarti harus dibongkar tahun 1909, ketika kepemilikannya diserahkan kepada Kota Paris. Kota telah berencana meruntuhkannya (bagian dari peraturan kontes asli untuk merancang menara yang mudah diruntuhkan) tapi setelah menara ini terbukti mendatangkan untung dari segi komunikasi, menara ini dibiarkan berdiri setelah izin tersebut kadaluwarsa. Militer menggunakannya untuk mengatur taksi Paris di garis depan selama Pertempuran Marne Pertama, dan menjadi monumen kemenangan pertempuran itu.